tes kemampuan mental
kemampuan
mental --->
- normal atau tidak normal
- mengurus kehidupan SDR
- kemampuan berfikir abstrak, kongkrit menghadirkan skema" mental.
intelegensi
(kecerdasan) ---> sifat tidak menetap bisa berubah (dengan stimulus).
- kemampuan memecahkan masalah
- kemampuan berfikir
metode
pengukuran bakat dan intelegensi.
- bakat --> spesifik (kemampuan seseorang)
- intelegensi kemampuan memecahkan masalah secara umum --> intelegensi umum di dapatkan dari spesifik (tingi atau rendah dalam hal" tertentu).
norma ?
--> standar pengukuran tertentu (bentuknya rentang nilai).
norma di
dapat dari RAW SCORE.
tes intelegensi
tujuan
populasi khusus --->
- anak-anak
- orang yang khusus --> dewasa dan anak.
- tuna netra
- tuna wicara / rungu
- tuna daksa
- tuna grahita
- balita / bayi
Dalam
psikologi yang dilihat adalah
- intelegensi
- minat
- kepribadian
ketiga hal
yang di atas sangat berkaitan dalam menentukan keberhasilan
- minat ---> ketetarikan seseorang yang tidak bisa di paksakan oleh orang lain.
Pengertian Inteligensi
Menurut Chaplin, inteligensi
adalah suatu proses dari kemampuan beradaptasi (adaptibilitas), abstraksi
konsep-konsep (abstract concept) dan menghubungkan serta belajar dengan
cepat (relations and learning).
Pengertian Inteligensi
dibedakan
menjadi 3 :
menjadi 3 :
• Kapasitas: keseluruhan
kemampuan intelektual yang dimiliki oleh seseorang
• Potensi: kemampuan intelektual
seseorang yang seharusnya dapat ia tampilkan dan dikembangkan secara
maksimal
• Fungsi: penampilan tingkah
laku seseorang yang menggambarkan tingkat kecerdasannya.
Apabila fungsi intelektual ini
berkembang secara maksimal, maka akan sama dengan potensinya.
Teori Inteligensi
Galton:
• Berdasar kemampuan sensory :
informasi masuk melalui indera. Semakin mampu indera membedakan stimulus,
berarti semakin tinggi inteligensi
Spearman:
• Faktor g: kemampuan yang
dibawa sejak lahir, mrp energi mental umum, konstan dan tidak mudah
diperngaruhi lingkungan.
• Faktor s: merupakan hasil
belajar dan pengalaman, bervariasi dari satu aktivitas ke aktivitas yang lain
• Kemampuan mental (disebutnya
sebagai inteligensi) terdiri dari satu faktor umum dan sejumlah faktor khusus
yang dependen terhadap faktor umum (two factor
theory)
• Spearman dipengaruhi oleh
Galton (1896). Tes yang disusun sejalan dengan teori Spearman antara lain
adalah tes PM dan versi pertama dari skala Binet (Tes-tes Binet versi terakhir
sudah dipengaruhi teori hirarki). Salah satu variasi dari teori Spearman adalah
teori Cattel yang membedakan fluid and crystalised ability
Thurstone (Multiple Factors
Theory)
• Menganggap mental ability
sebagai kesatuan dari sejumlah faktor yang independen satu dengan lainnya.
• Tes yang disusun sejalan
dengan teori ini antara lain adalah Diferrential Aptitude Test dan WBIS (WAIS
& WISC)
•
Dgn analisis faktor menemukan beberapa faktor yang diukur oleh beberapa tes
inteligensi yang berbeda
• Bbrp faktor tersebut dikenal
sebagai kemampuan mental dasar (verbal comprehension, word fluency, number,
space, associative memory, perceptual speed, inductive reasoning)
• Minat dan sikap, mempenagruhi prestasi
pendidikan dan pekerjaan, hubungan antar pribadi, kesekangan yang didapat
seseorang dan aktivitas waktu luas, dan fase-fase utama lainnya dalam kehidupan
sehari-hari Studi tentang minat mendapat dorongan terkuatnya dari penafsiaran
pendidikan dan karir.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar